Lampu Daytime Running Light (DRL) pada Mitsubishi All New Pajero Sport bukan hanya hiasan semata. Ada fungsi penting yang terselip di dalamnya.

Sejatinya DRL memiliki fungsi sebagai perangkat penerangan yang dapat meningkatkan visibilitas kendaraan terutama di siang hari.

Seiring usia pakai dan juga faktor perawatan, tak sedikit pemilik Mitsubishi All New Pajero Sport yang mengeluhkan DRL mulai menguning, kusam bahkan bisa jadi berembun.

Jangan segera berpikir untuk mengganti dengan lampu yang baru, ada cara cepat dan terjangkau yang ditawarkan dari Tomy Gunawan, CEO dari Yoong Motor Jakarta.

DRL seperti baru setelah diservis.

Alasan Repair DRL Lebih Dianjurkan

Banyak pemilik Mitsubishi All New Pajero Sport langsung berpikir untuk mengganti satu set lampu ketika DRL menguning. Padahal, biaya penggantian unit orisinil bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung tipe dan tahun produksi.

Berikut alasan kenapa repair lebih direkomendasikan :

1. Jauh Lebih Hemat Biaya
Proses repair lebih hemat biaya ketimbang beli lampu baru. Secara fungsi dan tampilan, hasilnya bisa kembali mendekati kondisi semula.
2. Part Asli Tetap Dipertahankan
Melalui repair, lampu orisinil tetap dapat dipertahankan. Hal ini penting menjaga kualitas pencahayaan dan presisi pemasangan.
3. Proses Lebih Cepat
Proses repair tergolong cepat, dapat dikerjakan dalam hitungan jam saja dan maksimal satu hari. Selebihnya Anda tidak perlu memperhitungkan waktu indent / pesan part atau menunggu stok.
4. Lebih Ramah Lingkungan
Mengganti satu set lampu berarti membuang komponen lama yang sebenarnya masih bisa diperbaiki. Repair membantu mengurangi limbah otomotif. Hal ini jarang terpikirkan bahwa tindakan ini memang salah satu bentuk nyata dalam upaya menjaga lingkungan.

Menguning, tanda-tanda DRL perlu perhatian, servis jadi solusi hemat.

    Penyebab DRL Mitsubishi Pajero Menguning

    Sama dengan penyebab lampu menguning pada umumnya yakni tak hanya soal usia pakai, namun juga ada faktor perawatan yang tidak tepat. Beberapa penyebabnya biasanya demikian :

    1. Paparan sinar UV berlebih yang merusak lapisan mika atau lensa.
    2. Kerusakan pada permukaan lampu atau mika lampu akibat panas atau cuaca ekstrim.
    3. Adanya kebocoran pada mika lampu, sehingga berpotensi merusak reflektor lampu DRL.
    4. Kotoran dan residu kimia dari sabun cuci mobil yang menumpuk.

      Masalah ini bukan hanya mengganggu estetika. DRL yang kusam juga bisa membuat cahaya terlihat redup dan tidak maksimal. Paling utama, hal ini juga dapat berpengaruh pada keselamatan berkendara kareba visibilitas menurun.

      Nah, bila Anda mengalami hal ini, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan Tomy di nomor-nomor ini 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959, ia siap berdiskusi. [nus/ymj]