Kelahiran Toyota Fortuner sebagai SUV ladder frame di Indonesia sejak kelahirannya, memang menarik banyak perhatian penggemar otomotif.
Tampilan gagah, “postur tubuh” yang tinggi, dan dilengkapi dengan karakter mesin yang siap memenuhi kebutuhan harian, luar kota, hingga keperluan touring, itulah yang menjadi daya tarik bagi pasar Indonesia.
Melengkapi penampilannya yang sudah sempurna, maka tak heran banyak pelanggan SUV andalan Toyota ini menambahkan pelengkap modifikasi ringan, salah satunya yang fungsional yakni modifikasi lampu.
Tren ini bukan hanya soal gaya, tapi juga tentang kenyamanan dan keamanan berkendara.
Foglamp dan Mini Projector, Duet Maksimal
Dua lampu yang tergolong mini, yakni foglamp dan mini projector, sejatinya merupakan “kecil-kecil cabe rawit”. Meski kecil fungsinya besar.
Foglamp atau lampu kabut dirancang khusus untuk membantu penglihatan saat kondisi cuaca buruk, seperti hujan deras, kabut. Karakternya berbeda dengan lampu utama, jika headlamp alias lampu utama menyorot lurus ke depan, sementara sorot foglamp lebih rendah dan cahayanya menyebar. Posisi ini merupakan kelebihan foglamp, cahaya tidak memantul kembali ke mata pengemudi akibat kabut atau hujan.
Foglamp aftermarket sering dipilih karena memiliki output lebih kuat dan cut-off lebih rapi.
Sementara itu, mini projector juga ringkas dari segi modelnya, umumnya melekat pada housing lampu tertentu. Basic teknologi projector, membuat cahaya lampu mini projector lebih fokus dan tidak menyebar. Karena bentuknya kecil, mini projector banyak dipilih sebagai upgrade praktis tanpa harus mengganti satu set lampu depan full custom.
Pasang Mini Projector Saber dan Foglamp Zerox
Pemilik Toyota Fortuner generasi kedua ini mendatangi Tomy Gunawan, CEO dari Yoong Motor Jakarta dan meminta dirinya untuk menambahkan mini projector serta upgrade foglamp.
Alhasil dipilihlah lampu mini projector keluaran Saber Sridet T3 dan foglamp lansiran Zerox.
“Pemasangan lampu tersebut dipilih karena karakternya yang memang saling melengkapi, sehingga diharapkan dapat menjawab kebutuhan pelanggan ini,” beber Tomy.
Proses Pasang Singkat
Pemasangan mini projector cukup singkat, pasalnya pelanggan sudah melakukan modifikasi bumper aftermarket pada Toyota Fortuner dengan kode sasis berbasis AN160 ini. Sehingga penempatan mini projector bisa menempel pada bumper tersebut.
Waktu yang diperlukan Tomy dan timnya untuk setting kedua lampu tersebut sekira 4 jam. Durasi tersebut sudah terhitung dengan pemasangan instalasi perkabelannya.
“Untuk kabel kami lakukan setting tersendiri di luar dari pada kabel yang ada pada bawaan mobil, sehingga dengan demikian bila kendaraan Anda masih dalam jaminan garansi pabrikan, maka tak mengganggu garansi tersebut,” tutup Tomy.
Hal yang Harus Diperhatikan Saat Modifikasi Foglamp dan Mini Projector Toyota Fortuner
Modifikasi lampu itu gampang-gampang susah. Salah pilih komponen atau salah setting, hasilnya bisa merugikan.
Beberapa hal penting yang wajib diperhatikan :
- Pilih temperatur warna yang realistis
Warna terlalu putih kebiruan memang keren, tapi biasanya kurang efektif di hujan dan kabut. Banyak pengguna Toyota Fortuner lebih cocok memakai warna warm white atau kuning. - Pastikan pemasangan tidak ada bocor.
Foglamp berada di posisi bawah yang rawan air. Jika pemasangan tidak rapat, embun atau rembesan dari genangan air bisa masuk dan merusak reflektor atau modul. - Setting arah sorot wajib presisi
Mini projector harus di-setting agar cut-off sesuai standar, supaya tidak menyilaukan. - Gunakan wiring dan relay yang aman
Jangan asal colok ke kabel standar tanpa sistem proteksi. Toyota Fortuner punya sistem kelistrikan yang sensitif, apalagi tipe terbaru.
Silahkan konsultasikan masalah modifikasi apapun terutama lampu hingga modifikasi airbrush ke Tomy, kontek melalui 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959, tersedia layanan konsultasi gratis. [nus/ymj]


