Fungsi DRL atau Daytime Running Light bukan hanya sebagai penanda keberadaan kendaraan, namun juga bagian dari identitas desain.
Tapi jangan salah, karena keberadaan dan fungsinya yang mengharuskan lampu DRL tersebut dalam posisi ON terus, menyebabkan masa pakainya bisa berkurang dengan cepat. Artinya potensi kerusakan, seperti lampu redup, menguning atau bahkan mati dapat terjadi.
Menariknya, saat ini kerusakan pada DRL lampu mobil apapun dapat diservis, tak perlu menggantinya satu set, yang biasanya include dengan lampu utama alias headlamp. Kasus ini juga bisa berlaku untuk mobil premium sekalipun, sekelas Audi Q7, yang belum lama ini “nongkrong” di bengkel Yoong Motor Jakarta untuk melakukan perbaikan lampu DRL.
Penyebab DRL Audi Mati Tak Selalu LED-nya
Banyak orang berpendapat bahwa lampu DRL yang rusak pada mobil kepunyaannya bersumber dari LED-nya yang rusak. Padahal, hal ini belum tentu benar. Jadi jangan terburu-buru mengganti lampu satu set dengan yang baru.
“Kami terlatih untuk memperbaiki DRL mobil yang rusak, baik itu redup, menguning ataupun mati total. Merk dan variannya pun beragam dari kasus yang pernah kami kerjakan,” ungkap Tomy Gunawan, CEO dari Yoong Motor Jakarta dan Tomi Airbrush.
Jadi pada prinsipnya, dijelaskan oleh Tomy, ada beberapa penyebab DRL lampu Audi Q7 mengalami penurunan performa, diantaranya :
- Sejatinya headlamp terdiri dari beberapa komponen. Tentunya dengan demikian kerusakan bisa bersumber dari komponen-komponen pendukung lampu utamanya.
- Modul DRL. Ini bisa jadi penyebab lampu DRL bermasalah, jika modul rusakpun, menurut Tomy, masih bisa diganti modulnya.
- Ada kemungkinan kerusakan DRL pada Audi Q7 ini dan juga mobil-mobil lainnya bersumber dari konektor, rangkaian LED, atau komponen elektronik di dalam headlamp.
- DRL menguning, ini berbeda dengan sumber-sumber kerusakan yang sudah disebutkan di atas. Jika DRL menguning, panas berlebih akibat masalah pada modul atau LED dapat menyebabkan bagian light guide atau saluran optik di dalam lampu mengalami kerusakan.
Beberapa Langkah Pemeriksaan DRL
Dari beberapa penjabaran yang disampaikan oleh Tomy, ada beberapa langkah pemeriksaan yang kerap dikerjakan tim di bengkelnya. Secara garis besar dapat dirangkum seperti demikian :
- Diagnosis mejadi tahapan awal yang biasanya dilakukan oleh tim teknisi.
- Pemeriksaan kondisi LED DRL.
- Periksa kontrol modul DRL.
- Memeriksa jalur kelistrikan secara menyeluruh.
- Mengecek kondisi light guide.
- Rumah lampu juga menjadi bagian yang tak terlupakan untuk dicek.
- Pengecekan kondisi fisik rumah lampu, apakah ada bekas atau tanda-tanda berembun atau air masuk ke dalam rumah lampu?
Perbaikan DRL Bukan Sekadar Membuat Lampu Menyala
Di bengkel Yoong Motor Jakarta, tak sekedar membuat lampu DRL yang rusak, redup atau menguning menyala kembali normal. Namun ada beberapa tahapan lanjutan setelah repair atau perbaikan.
Biasanya teknisi juga akan mengecek, tak boleh ada perbedaan warna terang di salah satu sisinya, sementara lainnya sedikit redup. Bagian ini jika belum sesuai, maka teknisi wajib menyamakan terang cahayanya sama antara sisi kiri dan kanan.
Audi memang menjadikan desain pencahayaan sebagai bagian penting dari identitas kendaraan. Pada sejumlah model terbaru, DRL bahkan terdiri dari banyak segmen LED yang membentuk signature tertentu.
Karena itu, hasil akhir perbaikan umumnya harus memperhatikan beberapa unsur :
- Warna
- Intesitas
- Pola
- Fungsi
Ke empat ceklis tersebut harus merujuk pada kondisi yang normal atau seharusnya. Anda punya pertanyaan seputar lampu DRL? Silahkan hubungi Tomy di nomor 0815 86 700 800, +62 812 9051 665 atau 0811 821 5959. [nus/ymj]



